Hal senada dikatakan oleh Wakil Sekretaris PC Muslimat NU Kota Semarang yang aktif di Dinas Sosial Kota Semarang, Dwi Supratiwi. "Alhamdulillah kader Muslimat tahun 2019 kemarin juara pertama sebagai PSM (Pekerja Sosial Masyarakat) Berprestasi tingkat Kota Semarang, juara keduanya juga kader kita, dari Fatayat," ungkapnya.
Hal itu terwujud dalam Dialog Interaktif di IAINU Kebumen pada Ahad (17/3/2019) yang dihadiri Ketua LP Maโarif PWNU Jateng R. Andi Irawan, M.Ag., dan jajarannya, perwakilan Unicef, dan Rektor IAINU Kebumen Dr. Imam Satibi, M.Pd., serta civitas akademika IAINU Kebumen.
Rais Syuriyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah KH Ubaidullah Shodaqoh tak jemu mengingatkan kepada jajaran pengurus, guru, maupun peserta didik di Lembaga Pendidikan (LP) Ma'arif agar karakter akhlaknya terus dikuatkan.
Namun ketika kemarin berbincang dengan mbah saya, beliau mengatakan bahwa zaman dulu sekolah itu diajarkan baca-tulis huruf gedrik dan latin dengan menggunakan sabak (kotak kecil). Sedangkan baca-tulis huruf Arab diajarkan di pesantren khususnya Arab pegon. Untuk aksara Jawa sendiri, memang masih minim diajarkan di sekolah formal zaman Jepang
.
lp ma arif nu jateng